Assalamualaikum Wr.Wb.
Dalam Artikel kali ini, Saya akan membahas tentang Etherchannel beserta konfigurasi-nya dalam jaringan.
A. Pengertian
Etherchannel adalah sebuah metode untuk menggabungkan atau menyatukan beberapa interfaces fisik menjadi sebuah interfaces logikal dengan tujuan untuk memperlebar bandwidth dan untuk memberi jalur cadangan.
B. Latar Belakang
Ingin lebih paham tentang Etherchannel, dan lebih mengerti konfigurasi Etherchannel dalam jaringan.
C. Maksud dan Tujuan
Supaya dapat mengerti dan lebih paham tentang Etherchannel, juga dapat menerapkan Etherchannel dalam jaringan.
D. Alat dan Bahan
- PC atau Laptop
- Software Cisco Packet Tracer
E. Waktu Pengerjaan
Sekitar 10 s/d 15 menit
F. Pembahasan
Etherchannel adalah metode untuk menggabungkan beberapa interfaces atau link seolah-olah menjadi 1 link saja. Teknik ini berbeda dengan Spanning Tree Protocol yang akan memblok beberapa link, dan hanya akan menggunakan 1 link.
Pada Etherchannel, semua link atau interfaces dijadikan 1 dan semuanya akan aktif serta dapat mengirimkan paket / data. Dengan Teknik ini, maka pengiriman paket / data akan lebih cepat. Karena semisal link yang digunakan adalah 3 link, maka kecepatan transfer-nya akan menjadi 3x lipat dan semisal 5 link maka akan mencapai 5x lipat. Dan semisal ada link yang mati, maka kecepatan akan berkurang 1x lipat saja, misal dari 5x menjadi 4x. ( Maksimal link yang digunakan adalah 8 link )
Ada 3 jenis Etherchannel yang dapat kita gunakan, yaitu.
- PaGP ( Port Aggregation Protocol ), adalah jenis etherchannel yang hanya dapat kita pakai pada perangkat Cisco saja atau bisa disebut sebagai Cisco Proprietary.
- LaCP ( Link Aggregation Control Protocol ), adalah jenis etherchannel yang dapat kita gunakan untuk semua perangkat atau bisa disebut Open Standar.
- Layer 3 Etherchannel, adalah jenis etherchannel yang dapat dikonfigurasikan pada switch layer 3.
- ON, interfaces akan menjadi bagian dari etherchannel tapi tidak menyesuaikan sendiri alias statik.
- Desirable, interfaces akan aktif dan meminta switch yang terhubung dengan-nya untuk menjadi Etherchannel.
- Auto, interfaces akan menunggu switch lain untuk menjadi Etherchannel.
- Off, interfaces tidak termasuk Etherchannel.
- ON
- Active
- Passive
- Off
A. LACP ( Link Aggregation Control Protocol )
Untuk konfigurasi Ethernet dengan jenis LACP, dapat kita lakukan dengan cara berikut ini.
1. Sebagai contoh, kita buat topologi seperti dibawah ini. Switch yang saya gunakan disini, adalah switch dengan tipe 2950-24. Saat konfigurasi awal, pasti akan ada beberapa link yang ter-blok.
2. Kemudian, kita masuk ke CLI di switch 1. Kita buat agar interface 1 s/d 3 di switch 1 masuk ke dalam suatu grup dan mode yang sama yaitu active. Dan juga dengan channel protocol yang sama yaitu lacp.
3. Setelah konfigurasi diatas, maka akan terbentuk sebuah interface baru yaitu interface port-channel 1. Nah, kita konfigurasikan agar interface tersebut memiliki switchport dengan mode trunk.4. Langkah selanjutnya adalah mengkonfigurasi switch 2 dengan konfigurasi yang sama seperti switch 1
5. Pastikan interface port-channel 1 pada switch 2 juga memiliki switchport dengan mode trunk. Kenapa menggunakan trunk ? karena ini sambungan antar switch.
6. Setelah dikonfigurasikan dengan langkah-langkah seperti yang dijelaskan diatas, maka tiap interfaces pada kedua switch akan menyala atau tidak ter-blok lagi.
7. Untuk memastikan konfigurasi yang telah dibuat, kita gunakan perintah show etherchannel summary pada kedua switch.
a. Switch 1
b. Switch 2
Ket: Dapat kita perhatikan pada gambar, bahwa kedua switch tersebut sudah dikonfigurasi dengan mode LACP.
B. PAGP ( Port Aggregation Protocol )Pada PAGP, konfigurasi-nya hampir sama dengan LACP. Untuk konfigurasi lebih lanjut, yuk disimak..
1. Seperti konfigurasi sebelumnya, kita buat topologi terlebih dahulu dengan tipe switch yang sama pula. Dan pastinya, akan ada link yang ter-blok.
2. Kita masuk ke CLI di switch 3, dan konfigurasikan dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Tetapi, kita ubah mode-nya menjadi desirable dan protocol channel-nya menjadi pagp
3. Kemudian kita atur interface port-channel 1 dengan mode trunk.
4. Selanjutnya, konfigurasikan switch 4 dengan konfigurasi yang sama pada switch 3.
5. Jangan lupa untuk mengatur switchport-nya dengan mode trunk.
6. Langkah terakhir, kita cek hasil konfigurasi dengan perintah show etherchannel summary pada kedua switch.a. Switch 3
b. Switch 4
7. Dan semua interfaces pada kedua switch akan menyala dan tidak ter-blok.
C. Layer 3 Etherchannel
Seperti namanya, untuk Etherchannel Layer 3 ini kita gunakan switch layer 3 sebagai media konfigurasi. Untuk konfigurasi-nya sedikit beda, karena kita akan mematikan switchport pada tiap interfaces. Langsung saja, berikut ini caranya.
1. Bentuk topologi masih sama seperti sebelumnya, tetapi yang akan kita gunakan disini adalah switch layer 3 dengan tipe 3560-24PS. Dan pasti akan ada interfaces yang ter-blok.
2. Kita masuk ke Multi Layer Switch ( MLS ) 1, dan kita buat agar interface 1 s/d 3 tidak menggunakan switchport alias dimatikan switchport-nya. Untuk mode Layer 3 Etherchannel ini, kita gunakan mode ON
2. Nah kita atur agar port-channel 1 menggunakan alamat IP, dan jangan lupa untuk memasukkan subnet mask-nya.3. Atur MLS 2 dengan konfigurasi yang sama seperti yang kita konfigurasikan di MLS 1.
4. Atur port-channel 1 pada switch 2 agar menggunakan alamat IP beserta subnet mask-nya.
5. Untuk pengecekan, Dapat kita lakukan test ping antar MLS dengan ping ke alamat IP yang kita masukkan pada port-channel.
a. MLS 1 ping ke MLS 2
b. MLS 2 ping ke MLS 1
Ket: Jika ping berhasil, maka akan muncul tanda seru ( ! ) dan juga success rate mencapai nilai maksimal yaitu 100%.
6. Terakhir, dapat kita lihat bahwa tidak ada interfaces yang ter-blok pada kedua MLS.
G.) Kesimpulan
Dengan Etherchannel, maka proses pengiriman data / paket akan lebih cepat karena Etherchannel membuat semua interfaces ( link ) yang ada pada perangkat menjadi sebuah atau 1 interfaces ( link ) saja.
H.) Referensi
- Training Cisco
- Modul CISCO IDN
- https://sheha339.blogspot.co.id/2017/04/cisco-lab-etherchannel.html
Sekian informasi mengenai Etherchannel, semoga bermanfaat bagi anda dan diri saya pribadi. Terima kasih sudah membaca dan berkunjung di blog sederhana ini.
Wassalamualaikum Wr.Wb.
0 komentar
Post a Comment